Asisten Menteri Luar Negeri dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia berkunjung ke IPAL Komunal Tebet Timur

Speakindonesia.org | JAKARTA – Program SIMASKOTA (Sanitasi untuk Masyarakat Kota) DKI Jakarta yang dijalankan di wilayah RT 08/ RW 10 Kelurahan Tebet Timur sejak November 2018 oleh APP Sinarmas dan Konsorsium SPEAK Indonesia-YPCII untuk meningkatkan akses sanitasi masyarakat berhasil mendorong komitmen kerjasama multipihak yang terdiri dari pemerintah, masyarakat, NGO, swasta, dan organisasi donor lainnya.

Keberhasilan ini dipandang menjadi sebuah program yang menarik sebagai media pembelajaran peran multipihak bagi pemerintah Amerika Serikat. Maka dari itu, pada hari Minggu, 1 September 2019 David R. Stilwell, selaku Asisten Menlu AS dan Joseph R. Donovan, Dubes AS untuk Indonesia melakukan kunjungan ke Tebet Timur, tepatnya pada lokasi IPAL komunal yang dibangun melalui program SIMASKOTA.IPAL komunal ini telah dimanfaatkan oleh 70 KK di RT 08 sejak Agustus 2019. Sebelum IPAL komunal ini dibangun,70 KK tersebut masih membuang limbahnya ke sungai yang terletak di sepanjang RT 08.

Hadir pula mendampingi Asisten Menlu dan Dubes AS, yaitu Matt Burton, Direktur USAID Environment Office; Bill Parente, USAID IUWASH PLUS Chief of Party; Elim Sritaba, Chief of Sustainability Officer APP Sinarmas; Wiwit Heris, Direktur SPEAK Indonesia; Dyan Airlangga, Camat Tebet; Yunaenah, Lurah Tebet Timur; dan Ketua RW 10 dan RT 08 Tebet Timur.

Kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar karena kerjasama Konsorsium SPEAK Indonesia – YPCII dengan mitra USAID IUWASH Plus dalam program SIMASKOTA DKI.  Diinisiasi oleh USAID IUWASH PLUS dalam rangkaian kunjungan Asisten Menlu AS ke Indonesia,kunjungan ini mendapat respon dan tanggapan yang baik dari masyarakat dan penerima manfaat dari IPAL komunal di RT 08 / RW 10 Tebet Timur. Dalam sesi tanya jawab, Ketua RW 10 Tebet Timur berharap kepada Pemerintah AS dan APP Sinarmas bahwa kegiatan ini terus berlanjut kedepannya tidak hanya di RT 08 tetapi dapat menjangkau RT lainnya, sehingga prevalensi buang air besar sembarangan (BABS) di Kelurahan Tebet Timur dapat dihentikan.